Senin , | WIB

Senin, 05 September 2016 - 19:40:59 WIB
PEJABAT TAK BERBUDAYA MALU DITANGKAP KPK 119 ANGGOTA DEWAN DAN 15 GUBERNUR
Korupsi - Dibaca: 1004 kali


Intelijenpost.com

JAKARTA, INTELIJENPOST.COM

Sesuai Agus Rahardjo, Ketua. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap pembentukan zona integritas oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak hanya sekedar seremonial. Lalu menurutnya, harus ada komitmen yang kuat untuk mewujudkan pelaksanaan pemilu yang baik di Indonesia, ujarnya.

Dia ( Agus ) menyebutkan, KPK telah banyak menangkap pemimpin yang tak berbudaya malu yang dipilih dari hasil pemilu akibat korupsi. Oleh karena itu, dia pun mengajak penyelenggara pemilu untuk bisa mengatasi hal tersebut. "DPR dan DPRD sudah sekitar 119 orang, gubernur 15 orang, Bupati Walikota 50 orang. Kita harus sudah ini," kata Agus dalam pidatonya di KPU, Jakarta, Senin (5/9/2016).

Lanjut menurut Agus, politik uang berperan dalam banyaknya jumlah pejabat publik yang dipilih melalui pilkada terjerat pidana. Dia mengkritik upaya menghentikan politik uang belum menyentuk akar persoalan. Dia pun meminta masyarakat diberi akses dalam memantau pelaksanaan pemilu. "Alangkah baiknya masyarakat diberi akses. KPK akan monitor direspon tidak oleh Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu). Kalau ini kita laksanakan di Pilkada akan datang mudah-mudahan lebih baik," ucap Agus.

Lantas Agus juga menekankan, pentingnya proses pemilu dalam menghasilkan pemimpin yang kredibel. KPK, sebut dia, menyatakan kesiapannya dalam menjadi partner pelaksanaan pemilu. "KPK sedang persiapkan beberapa aplikasi. Tujuannya agar pelayanan publik transparan. Sekarang sedang dalam percobaan, Desember akan diluncurkan. Aplikasi Jaga Sekolahku, Jaga Rumah Sakitku, Jaga Perizinanku, kalau teman-teman (KPU) mau gabung mungkin nanti Jaga Pemiluku, untuk memperbaiki tata kelola pemilu," ujar Agus. ( IP - *** )

 



Berita Lainnya