Minggu , | WIB

Jumat, 11 Juli 2014 - 16:32:21 WIB
LSM MINTA PENDIDIKAN JANGAN DI PERSULIT, MAUPUN DI KOMERSILKAN
Pendidikan & Kesehatan - Dibaca: 45066 kali


SURABAYA,INTELIJENPOST.COM Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Pemantauan Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA- PPD ) Jawa Timur Lahane Aziz menyoroti Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) tahun 2014 yang di lakukan secara online, pendidikan itu jangan di persulit apalagi ada unsur  - unsur mau di komersilkan karena peserta didik mempunyai hak untuk mendapatkan pendidikan sesuai yang tertera dalam Undang – Undang Dasar 1945, tuturnya.

Sementara Komisi D ( bidang pendidikan dan kerja ) DPRD Surabaya Baktiono menilai, system penerimaan siswa baru dengan system online harus di kembalikan cara manual seperti dulu sebab system PPDB lewat online, di sinyalir kuat menjadi penyebab kekacauannya penerimaan siswa di Surabaya sama seperti  pada tahun lalu. Satu – satunya di kembalikan lagi seperti dahulu, kalau tetap sistem itu tetap di gunakan, jangan heran jika kembali akan terjadi kekacauan seperti tahun lalu, tegas Baktiono.

Menurut Dia ( Baktiono ) menyebutkan, dalam PPDB tahun ini memang ada sedikit perubahan. Di antaranya para calon peserta didik juga akan di tes secara langsung, kendati demikian, dirinya tetap pesimis metode tersebut akan berjalan dengan baik, “ yang penting kita sudah mengingatkan,” cetus politisi asal PDIP itu.

Ketua LSM.PKA-PPD Jatim juga menambahkan, selain menyoroti sistem penerimaan peserta didik baru tahun 2014, LSM juga mengkritisi sistem sekolah kawasan yang akan di terapkan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, akunya, sistem sekolah kawasan yang akan di terapkan Pemkot jauh berbeda dengan yang pernah di gagas DPRD Surabaya ( Komisi D ). Senantiasa sekolah kawasan yang di terapkan didik, ternyata hanya mengadopsi dari sistem Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ( RSBI ) yang saat ini sudah di tiadakan, ungkap Aziz.    ( IP – LA )

Berita Lainnya