Jumat , | WIB

Jumat, 15 Desember 2017 - 11:39:30 WIB
SUKSES KEMBANGKAN JAGUNG EKS TRANSMIGRAN MAMUJU TENGAH
Ekonomi Bisnis - Dibaca: 70 kali


Intelijenpost.com

INFO NASIONAL , Intelijenpost.com

Sesuai sebagai daerah yang terbentuk dari permukiman transmigrasi, Kabupaten Mamuju Tengah tergolong sukses mengelola produk unggulan jagung. Meski baru berusia lima tahun, Kabupaten Mamuju Tengah telah berhasil menyuplai 54 persen kebutuhan jagung di Provinsi Sulawesi Barat.

Menurut Plt Dirjen Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Putut Edy Sasono mengatakan, Kota Terpadu Mandiri (KTM) Tobadak sebagai pengembangan wilayah transmigrasi di Kabupaten Mamuju tak hanya berkembang menjadi sentra produksi jagung, tetapi juga berkembang menjadi sentra perkebunan kelapa sawit. KTM Tobadak yang telah dibangun sejak 10 tahun lalu, kini telah menjadi Ibu Kota Kabupaten Mamuju Tengah.

 

"Sementara melihat potensi yang ada, saya berharap KTM Tobadak mampu berkembang lebih maju sebagai pusat agrobisnis dan agroindustri, dengan melakukan sinergitas dan kolaborasi antar-kementerian atau lembaga terkait, badan usaha milik negara (BUMN), swasta, pemerintah daerah, dan masyarakat, melalui pengembangan badan usaha milik desa (BUMDes) dan BUMDes bersama," ujarnya pada upacara memperingati HUT Kabupaten Mamuju Tengah ke-5 dan Hari Bhakti Transmigrasi ke-67, di Lapangan Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Kamis, 14 Desember 2017.

Selanjutnya ia mengungkapkan sebanyak 70 persen perdesaan di Kabupaten Mamuju Tengah berasal dari permukiman transmigrasi. Kabupaten ini adalah satu dari 100 lebih permukiman transmigrasi yang menjadi Ibu Kota kabupaten. "Transmigrasi telah berhasil membangun 3.608 satuan permukiman transmigrasi yang berada di 619 kawasan transmigrasi," katanya.

Dia ( Putut ) melanjutkan, dari ratusan permukiman transmigrasi tersebut, di antaranya telah berkembang menjadi pusat-pusat pertumbuhan baru, berupa 1.183 desa definitif, 385 ibu kota kecamatan, 104 ibu kota kabupaten, serta 2 ibu kota provinsi, salah satunya Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat.

"Namun saya berharap, KTM Tobadak dapat menjadi model pengembangan kawasan transmigrasi di wilayah lain. Saya yakin, sinergitas dari semua stakeholder akan mempercepat pengembangan KTM Tobadak dengan model Prukades (Produk Kawasan Perdesaan) di kawasan transmigrasi," ucapnya.

Bahkan untuk diketahui, KTM Tobadak di Kabupaten Mamuju Tengah telah mencakup tiga kecamatan yang merupakan satu dari 48 KTM di seluruh Indonesia. Sedangkan program transmigrasi sendiri telah berjalan sejak 12 Desember 1950, ketika 77 transmigran diberangkatkan dari Jawa Tengah menuju Lampung.

Lantas saat itulah pertama kali Pemerintah RI memfasilitasi perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain, untuk memanfaatkan sumber daya alam demi mencapai kesejahteraan. "Hari ini, kita memperingati Hari Bhakti Transmigrasi yang jatuh pada 12 Desember. Setiap tahun, kita memperingati Hari Bhakti Transmigrasi dan hari ini adalah peringatan ke-67," tuturnya.

Menurut Bupati Mamuju Tengah Aras Tammauni membenarkan Mamuju Tengah telah berkembang menjadi sentra produksi jagung. Tak hanya itu, menurut dia, perkebunan kelapa sawit Mamuju Tengah juga telah memberikan kontribusi cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat.

"Mengenai produksi jagung telah mampu memberikan kontribusi 54 persen produksi jagung di Sulawesi Barat. Mamuju Tengah adalah pemberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Sulawesi Barat," ujarnya. ( IP - *** )

 



Berita Lainnya