Jumat , | WIB

Minggu, 14 Januari 2018 - 00:27:20 WIB
BERNYANYI LA NYALA MENGENAI PRABOWO MINTA MAHAR RP40 MILIAR
Politik & Pemerintahan - Dibaca: 408 kali


Intelijenpost.com

TIDAK BISA DIPANGGIL BAWASLU JATIM P3SI SEBUT

Surabaya, Intelijenpost.com

Ketua umum Paguyuban Pejuang Pers Seluruh Indonesia ( P3SI ) Lahane Aziz terpaksa angkat bicara terkait rencananya Bawaslu Jawa Timur akan memanggil La. Nyala dari hasil bernyanyi Prabowo minta mahar Rp. 40 meliar, pada saat La. Nyala mau calon Pilkada Jatim, baru – baru ini.

Menurut Aziz, Bawaslu Jatim tidak boleh memaksa untuk memanggil atau memeriksa La. Nyala, kecuali dia ( La. Nyala ) bersedia tanpa dipaksa terkait pemanggilan Bawaslu Jatim untuk mengorek keterangan menyangkut Prabowo minta mahar Rp. 40 meliar, supaya La. Nyala diusung memakai Parpol Gerindra sebagai calon Pilkada Jawa Timur.

Lanjutnya, mengenai rencana Bawaslu Jatim akan memanggil La. Nyala, dia ( Aziz ) mengatakan, secara prosedural hukum Bwaslu Jatim tidak lagi punya wewenang karena La. Nyala sebagai batal calon dan belum terdaftar sebagai calon Pilkada Jawa Timur, dan sekarang ini status La. Nyala sebagai Kadin atau dapat disebut sebagai masyarakat pada umumnya, kata Aziz.

Lantas, mengenai kewenangan Bawaslu Jatim dapat memanggil Prabowo untuk diambil keterangan terkait nyanyian La. Nyala bahwa Pimpinan Parpol Gerindra , Parabowo minta mahar Rp. 40 meliar tersebut, hal ini Aziz menjelaskan, Bawaslu berhak untuk memanggil serta mengorek keterangan dari Prabowo karena yang bersangkutan sebagai pimpinan Parpol itu dan diduga dia sendiri yang terlibat minta mahar Rp. 40 meliar tersebut, disamping itu juga Mou antara KPU dengan pimpinan Parpol maupun calon Pilkada yang diusung sudah mengikat alias dibubuhi tanda tangan, ujarnya.

Imbuhnya, mengenai kasus Prabowo – Ps – La. Nyala, bisa diusut secara perdata atau juga masalah ini bisa ditingkatkan keunsur pidana, apabila masalahnya belum bisa diselesaikan keduanya secara damai, baru masalahnya dapat diproses keunsur pidana dengan catatan permasalahannya di laporkan kepihak Kepolisian, pungkas Aziz. ( IP - *** )



Berita Lainnya