Minggu , | WIB

Rabu, 17 Januari 2018 - 09:11:21 WIB
P3SI BERSAMA KELUARGA PRESIDEN SOEKARNO TERUS MEMPERJUANGKAN
Politik & Pemerintahan - Dibaca: 254 kali


Intelijenpost.com

PEMEKARAN BUTON MENJADI PROVINSI

Buton, Intelijenpost.com

Ketua umum Paguyuban Pejuang Pers Seluruh Indonesia ( P3SI ) Lahane Aziz ( Sultan Ode Lahane Aziz ), putra keturunan Sultan Buton bersama keluarga ( cucu ) Presiden pertama Soekarno yang namanya berinsial DM, terus memperjuangkan serta mempercepat adanya pemekaran Bau – Bau ( Buton ) menjadi Provinsi, hal ini kami mendorong pemerintah ( Presiden Joko Widodo ) agar peduli dengan desakan masyarakat Buton sehingga  Sulawesi Tenggara terbagi menjadi dua Provinsi di Tahun 2019 nanti..

Menurut Aziz berangkat dari sejarah dan tuntutan masyarakat Buton pada umumnya, dia bersama DM cucu  Soekarno mantan Presiden – RI pertama, merasa terpanggil untuk memperjuangkan Buton menjadi Provinsi, sebab sejarah sudah menentukan bahawa, “ bangun dan hancurnya, “ sebuah kerajaan ( negara ) berada ditangan dan pundak anak cucu Raja – Raja ini sendiri sehingga Raja atau Sultan Buton sudah menciptakan motto serta petuah, “ Bolimo Karo Sumano Lipuh, “ supaya hal ini untuk keturunan Raja Buton dan masyarakatnya yang ada dirantau walaupun sudah sukses jangan lupa pulang kekampung untuk membangun daerahnya, tutur Aziz.

Lanjutnya, Ketua umum P3SI bersama DM dan masyarakat Buton pada umumnya mengharapkan Presiden Jokowi mau menanggapi masalah pamekaran Buton menjadi Provinsi ini, apabila Surat Keputusan ( SK ) mengenai pemekaran tersebut sudah disahkan sebelum Pemilu di Tahun 2019, kami bersama masyarakat Buton pada umumnya akan bergabung dalam, “ Gerakan Buton Bersinar, “ sebagai tim pemenangan Jokowi di Pemilu 2019, menjadi Presiden – RI dipriode kedua nanti.

Imbuhnya, hanya sekedar informasi dan juga dapat diambil sebagai bahan pertimbangan Bapak. Presiden Joko Wido bahwa, sarana dan prasarana untuk mempersiapkan Buton jadi Provinsi sudah terbangun, permasalahan ekonomi masyarakat sudah stabil sehingga tingkat pengangguran dan kemiskinan menurun karena masyarakat Buton sebagai pekerja keras antara lain, berdagang, nelayan, petani, pelaut, serta kerja lainnya, ujar Azuz. ( IP – MFR )

 



Berita Lainnya