Rabu , | WIB

Rabu, 03 Desember 2014 - 09:54:58 WIB
LSM MENGUNGKAP FAKTA DIBALIK TIRAI MAFIA BBM
Korupsi - Dibaca: 9200 kali


Lahane Aziz

SURABAYA,INTELIJENPOST.COM Masalah Bahan Bakar Minyak ( BBM ) terkait kenaikan harganya sangat berimbas kepada masyarakat kecil yang perekonomiannya sangat rendah, jadi bagi masyarakat ekonomi menengah ke atas tidak merasakan dampaknya, tapi bagi yang ekonomi lemah ( wong cilik ) kata pepatah mengatakan, “ hidup segan mati tak mau,” itulah yang dirasakan dan dialami saat ini.

Akibat dengan keadaan ini, LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA-PPD ) Kordinator seluruh Indonesia  Lahane Aziz ikut memikirkan masalah wong cilik dan sekaligus  angkat bicara, permasalahan BBM sangat berdampak  pada masyarakat miskin dan Pemerintah sendiri belum mampu mendapatkan solusi  terbaik mengenai BBM tersebut, disamping itu juga belum bisa mengungkap fakta dibalik tirai Mafia BBM, ataukah memang sengaja pura – pura tidak tahu tatapi ada indikasi memelihara Mafia BBM tersebut, kata Aziz

Untuk itu LSM.PKA-PPD coba mengungkap fakta di balik ini, coba dipikirkan masalah BBM dinaikan harganya oleh Pemerintah hampir setiap tahun namun Pemerintah ( Pertamina ) juga yang selalu melaporkan katanya merugi ini disebabkan manajemen pengelolaan migas tidak tepat karena selain Pertamina ada dua lembaga Pemerintah yang ikut campur tangan antara lain SKK Migas dan BPH Migas, dengan campur tangan ini mengakibatkan manajemennya terjadi morat – marit dikarenakan pemasok BBM tidak sesuai dengan pengeluarannya, jelas Aziz.

Sementara itu diduga keras Mafia BBM berlindung serta memainkan perannya dibalik SKK Migas dan BPH Migas terkait pemberian ijin perusahan swasta pengelola BBM, untuk dapat menyalurkan serta menimbun BBM bersubsidi, jadi dalam hal jatah BBM subsidi kepada masyarakat yang berhak menerima, tapi perusahan tersebut menjual jatah BBM ini kepada Industri , perusahan pelayaran ( pemilik kapal ), ungkap Aziz.

Imbuh Aziz, untuk mempersempit ruang gerak Mafia BBM melakukan penyimpangan maka Pemerintah harus membuat aturan serta sanksi berat kepada pemain BBM ilegal dan bagi Anggota Polri dan TNI yang ikut terlibat membekengi serta menerima upeti  dari Mafia BBM ini, maka dua anggota tersebut harus dihukum dan dipecat dari tugasnya. Penyimpangan lainnya, Mafia BBM akan memainkan Deliver Order ( DO ) pengisian untuk kapal lokal bisa diarahkan kepengisian kapal asing, bahkan untuk pengisian di kapal – kapal dan industri perusahan, Mafia BBM akan menjual dibawa harga ketentuan Pertamina ini harus ditindak tegas karena diduga BBM ini ilegal atau BBM oplosan, ujarnya. ( IP - *** )

Berita Lainnya