Kamis , | WIB

Selasa, 23 April 2019 - 06:19:36 WIB
LSM SEBUT PENENTUAN HITUNG SUARA 22 MEI PEMERINTAH HARUS JAMIN AMAN
Nusantara - Dibaca: 193 kali


Intelijenpost.com

Surabaya, Intelijen Post

Ketua Kordinator LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA – PPD ) Seluruh Indonesia, Lahane Aziz menghimbau kepada kedua pasangan calon Presiden 01 Jokowi – Ma’ruf dan 02 Prabowo – Sandi, untuk tak salin komplen sebagai pemenang Pemilu karena hal ini akan membuat situasi politik makin memanas dan terkesan mengadu domba kedua pendukung pasangan calon Presiden tersebut, ujkar Aziz.

Menurut Aziz, sebaiknya pasangan calon Presiden 01 Jokowidodo – Ma’ruf dan pasangan calon Presiden 02 Prabowo – Sandiaga Uno, agar menahan diri tidak keduluan menyatakan sebagai pemenang Pemilu atau sebagai presiden – RI, lebih baik menanti secara syah sesuai hasil perhitungan suara Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) yang ditetapkan pada hari Kamis, tanggal 22 Mei 2019, di hari itulah supaya kedua pasangan calon Presiden harus menerima hasil putusan KPU dengan lapang dada bahwa siapalah yang terbaik untuk memimpin bangsa dan negara tercinta ini.

Selanjutnya dia ( Aziz ) mengatakan, LSM yakin dan percaya bahwa pasangan calon Presiden 01 dan pasangan calon Presiden 02 adalah putra terbaik bangsa Indonesia, maka LSM juga harapkan di tanggal 22 Mei nanti tidak terjadi hal – hal yang tak diinginkan, untuk itu pemerintah harus jamin aman dan terkendali, ujarnya.

Imbuhnya, LSM juga mengingatkan kepada pemerintah jaga dan pegang kepercayaan Internasional bahwa Negara Kesatuan Repoblik Indonesia ( NKRI ) sebagai harga mati yang dapat menjaga kesatuan serta dapat melindungi keamanan nasional maupun internasional buktinya petugas keamanan kita di butuhkan oleh Persatuan Bangsa – Bangsa ( PBB ).

Tutupnya berita ini, janganlah karena Pemilu dan egonya para elit politik dalam negeri sendiri yang merencanakan atau merusak Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945, marilah kita bersatu untuk melindungi dan mengharumkan nama bangsa, pungkasnya. ( IP - *** )

 



Berita Lainnya