Senin , | WIB

Senin, 13 Mei 2019 - 03:28:24 WIB
PENURUNAN HARGA TIKET PESAWAT PEMERINTAH FINALISASI
Nusantara - Dibaca: 189 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijen Post

Sesuai menurut pemerintah akan memfinalisasi penurunan tarif batas atas tiket pesawat Senin (13/5). Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan finalisasi akan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan perwakilan PT Garuda Indonesia (Persero)Tbk.

Lantas ia berharap dengan finalisasi tersebut penurunan tarif batas atas tiket pesawat dari Kementerian Perhubungan bisa langsung disetujui, ditetapkan, dan berdampak pada penurunan tarif tiket pesawat pada Senin (13/5) besok. Kementeriannya ingin penurunan tarif batas atas bisa langsung berlaku pada Senin besok agar maskapai dapat segera menurunkan tarif tiket pesawat yang dijualnya pada hari yang sama.

Bahkan lebih lanjut, ia mengatakan penurunan tarif tiket pesawat perlu diupayakan secepatnya karena masa mudik Lebaran 2019 sudah semakin dekat. Namun, pada saat bersamaan masyarakat masih belum bisa mengamankan kebutuhan akses transportasi untuk kembali ke kampung halamannya.

"Kemudian janjinya, finalisasi Senin besok. Ya semestinya harus langsung berdampak, begitu tarif batas atas diturunkan mau tidak mau selling-nya (harga penjualan) turun," ucap Susi, begitu ia akrab disapa, Jumat (10/5). Susi mengatakan intervensi yang dilakukan pemerintah terhadap harga tiket pesawat sekarang ini tidak melanggar aturan. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memiliki fungsi kontrol pada tarif batas atas dan bawah tiket pesawat yang dijual maskapai nasional.

Selanjutnya ia mengatakan maskapai harus menghargai intervensi yang dilakukan pemerintah tersebut, apalagi peran persaingan harga masih bisa berlaku pada proses bisnis penerbangan. "Ini bukan intervensi, tapi fungsi kontrol. Undang-undang memperbolehkan. Justru gunanya range (batas tarif) itu agar mereka bisa berkompetisi sendiri dalam range harga yang kami kontrol," terangnya. ( IP – TIO )

 



Berita Lainnya