Rabu , | WIB

Sabtu, 18 April 2015 - 15:02:19 WIB
PENGISIAN AIR BERSIH DIKAPAL YANG BERLABUH DALAM KOLAM PELABUHAN TANJUNG PERAK
Pelabuhan - Dibaca: 13682 kali


BERINDIKASI IJIN BODONG DAN TAK LAYAK

SURABAYA,INTELIJENPOST.COM Perusahan yang memenangkan tender untuk pengisihan air bersih bagi keperluan kapal – kapal yang sandar di pelabuhan Tanjung Perak, PT. Soraya Megah Cemerlang ( PT. SMC ) yang menjalin kontrak kerja sama dengan PT. ( Persero ) Pelabuhan Indonesia III, dalam kurun waktu selama 20 tahun dan saat ini sisa kontraknya tinggal 5 tahun, serta berakhir pada tahun 2020 nanti.

Sementara terlepas dari pengisian air bersih yang dilaksanakan oleh PT. SMC  untuk kapal – kapal yang sandar di Dermaga,  saat ini makin marak pengisian air bersih di kapal – kapal yang berlabuh di dalam kolam pelayaran Surabaya ( Pelabuhan Tanjung Perak ) secara illegal karena indikasi ijinnya bodong dan dikatakan air bersihnya tidak layak yang disalurkan atau yang menjual oleh pemilik CV. dengan insial ( IN ) dari Bangkalan Madura ke -  kapal – kapal yang berlabuh di laut pelayaran Surabaya tersebut.

Hasil investigasi IntelijenPost, menemukan Tanki Air ( tandon air ) yang berukuran diameter 10 meter x 5 meter, yang berlokasi di Desa Kebun, Dusun Tengginah, Kecamatan Kamal – Bangkalan Madura, dari informasi  disampaikan sumber yang dapat dipercaya mengatakan, terkait penyediaan air ini ada kerja sama PDAM Pemkab Bangkalan dengan PT. PAL Indonesia di Surabaya, moU nya sejak tahun 2001, guna kepetingan konsumsi air bersih untuk PT. PAL Indonesia tersebut, ujarnya.

Lanjut sumber ini, sebenarnya penyediaan air bersih itu khusus untuk PT. PAL saja, tapi kenapa ada kebocoran puluhan ton setiap hari atau yang disalurkan serta yang dijual ke – kapal – kapal milik swasta yang berlabuh di laut pelayaran Surabaya, oleh pemilik CV. berinsial ( IN ),  hal ini menurut sumber tadi sudah menyalahi dari peruntukannya serta sudah terjadi bisnis illegal atau terselubung antara pengusaha dengan oknum Dinas PDAM Bangkalan , ungkapnya sumber.

Unggahnya berita ini, Intelijenpost harapkan kepada pihak – pihak yang berkopeten dengan masalah ini supaya segera ditindak karena dalam hal ini ada unsur merugikan Negara  sebab dalam pelaksanaan kontrak dan menyangkut keuangannya sudah terjadi Kolusi, Korupsi dan Nepotisme ( KKN ). ( IP – YS )

Berita Lainnya