Sabtu , | WIB

Minggu, 19 Juli 2015 - 21:06:16 WIB
JOKOWI MASIH MENUNJUKKAN KEBIASAAN BURUK BLUSUKAN DAN MENGAJARKAN MASYARAKAT MONEY POLITIK
Politik & Pemerintahan - Dibaca: 13049 kali


SURABAYA,INTELIJENPOST.COM - Pada saat kampanye sebagai calon Presiden, masyarakat dapat maklumi kalau Jokowi mendatangi masyarakat dan membagi - bagikan uang ( money politik ), namun sudah menjadi Presiden Jokowi masih menunjukan kebiasaan buruknya, dengan baru - baru ini mengadakan blusukan di Aceh dan bertemu masyarakat serta membagikan uang Rp. 100.ribu per - orang, diwilayah Aceh, Jakarta dan solo,

Hal ini menunjukan pembelajaran yang tidak baik, kata berbagai sumber. Adanya kebiasaan buruk tersebut, Intelijenpost coba konfirmasi dengan salah satu sumber dari Ketua. Kordinator LSM.

Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA - PPD ) Seluruh Indonesia Lahane Aziz mengatakan, seharusnya setelah Jokowi sudah menjadi Presiden sudah tidak boleh lagi blusukan dan melakukan bagi - bagikan uang langsung kepada masyarakat karena itu dianggap sebagai pencitraan sedangkan yang diharapkan masyarakat bukan tindakan demikian.

Menurut Aziz, kalau Presiden Jokowi masih dengan sifat buruk tersebut berarti kemampuan Jokowi hanya bisa pencitraan saja padahal yang diharapkan bangsa dan Negara agar dapat perubahan lebih maju lagi dari Presiden yang sudah - sudah supaya rakyat dapat merasakan kemakmuran, kenyamanan dan keadilan, ujar Aziz.

Sementara dengan membagi - bagikan uang kepada masyarakat itu langkah Presiden Jokowi yang dianggap tidak tepat sasaran karena ibaratnya seseorang yang diberikan umpan tapi tidak diberikan pancing dan kailnya, bagaimana orang itu bisa mendapatkan ikan dari hasil pancingnya untuk dapat berikan makan anak istrinya, apa lagi mendapat ikan yang berlebihan untuk dijual dan mendapatkan uang hal inikan tidak mungkin, jelas Aziz.

Seharusnya Presiden Jokowi melalui Menteri atau Kabinetnya untuk membuat program yang dapat dirasakan oleh masyarakat ( bangsa dan Negara ) dengan jalan memberikan biaya untuk mengadakan transmigrasi , memberikan modal kepada pengusaha kecil dan memberikan bantuan pada petani maupun nelayan serta memberikan bantuan juga pada usaha lainnya, hal demikian baru dapat dikatakan pemberian dan bantuan Presiden Joko Widodo tepat sasaran karena dengan program itu masyarakat merasakan kemakmuran, kenyamanan dan keadilan sehingga menciptakan masyarakat madani, tutup Aziz. ( IP - *** )



Berita Lainnya