Minggu , | WIB

Jumat, 21 November 2014 - 15:50:54 WIB
INDONESIA HINGGA SAAT INI MASIH KRISIS KEPERCAYAAN TERHADAP DUNIA PERADILAN
Kabar Redaksi - Dibaca: 110760 kali


Pimpinan Redaksi

Oleh : Pimred Intelijenpost,Lahane Azis

Krisis kepercayaan terhadap dunia peradilan di Indonesia hingga saat ini belum beranjak dari titik terendah sejak masa Orde Baru. Hal itu terjadi karena banyak kasus menunjukan bahwa lembaga peradilan belum mampu memenuhi harapan masyarakat sehingga lembaga yang menegakan hukum dan keadilan.

Hakim yang menjalankan kemerdekaan kekuasaan dalam memeriksa dan memutus perkara ternyata masih banyak melakukan tindakan yang mengurangi kewibawaan hakim dan pengadilan, baik dalam bentuk prilaku di luar pengadilan maupun penyalahgunaan kekuasaan dalam memeriksa dan memutuskan perkara.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk  melaksanakan reformasi  peradilan demi terwujudkan kekuasaan kehakiman yang benar – benar menegakan hukum dan keadilan. Upaya tersebut antara lain adalah perubahan organisasi badan – badan peradilan yang disatukan di bawah MA sebagai salah satu pelaku kekuasaan kehakiman.

Mengenai upaya reformasi peradilan juga ditandai dengan pembentukan peraturan perundang – undangan baru yang menegaskan kemandirian dan kemerdekaannya,bahkan berdasarkan perubahan  UUD 1945 dibentuk Komisi Yudisial yang melakukan tugas perekrutan Hakim Agung serta mengawasi perilaku dan martabat hakim.

Profesi hakim adalah profesi yang terhormat dan memiliki kemerdekaan dalam memeriksa dan memutuskan perkara. Dalam posisi demikian, adanya pedoman prilaku hakim sebagai instrumen pengawasan menjadi sangat penting untuk membangun lembaga peradilan yang berwibawa. Namun kenyataan menunjukan bahwa eksitensi pedoman prilaku hakim ternyata belum dapat berfungsi secara efektif. Selamat membaca dan semoga kehadiran tulisan ini dapat memberi manfaat bagi perkembangan dunia peradilan yang berwibawa.

Berita Lainnya