Senin , | WIB

Senin, 22 Desember 2014 - 13:01:43 WIB
LSM MENDUGA JALUR HIJAU DAN JALUR MERAH BC TANJUNG PERAK
Pelabuhan - Dibaca: 80596 kali


RAWAN LEWAT PENYELUNDUPAN

SURABAYA,INTELIJENPOST.COM Sistim yang dibangun Bea dan Cukai ( BC ) Tipe Madya Tanjung Perak, untuk tempat lewatnya barang – barang Import dari Malaysia, Singapur, Hongkong, Australia serta negara lainnya, dengan memakai sistim jalur Hijau dan jalur Merah diduga LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daera ( PKA-PPD )Jawa Timur, rawan adanya penyeludupan.

Adanya dugaan kuat tempat lewatnya barang penyeludupan berupa narkotika, elektronika, barang berupa baut dan mur, besi plat maupun barang – barang lainnya, karena barang tersebut di impor dengan memakai sistim atau yang disebut jalur Hijau dan jalur Merah. Sebab barang tadi diturunkan dari kapal dan langsung dinaikan keatas Mobil Truk untuk dibawah kegudang di kawasan brikcat ( brikat )nanti sampai digudang tersebut baru diperiksa sama petugas BC yang sudah diberi tugas dikawasan tersebut.

Menurut LSM.PKA-PPD Jatim, kenapa dibilang atau diduga jalur Hijau dan Jalur Merah rawan tempat lewat barang selundupan, karena jalur ini bukan untuk jalur umum yang melakukan impor barang, ini merupakan jalur khusus dan yang mempunyai ijin yang diberikan BC kepada orang yang berkapitalis serta yang mendapatkan ijin ini 99% non pribumi yang dapat mengatur bisnisnya tersebut dengan petugas BC maupun sama petugas lainnya, supaya barang yang dinamakan selundupan bisa berjalan licin alias mulus.

Data dan informasi yang dihimpun Intelijen Post dari sumber yang dapat dipercaya mengatakan, yang berperan dalam urusan barang ekspor  dan impor adalah petugas seksi P2 bagian pelayanan dokumen, bagian analisa barang, serta bagian pemeriksa , penyidik serta bagian pemberi sanksi Nota Intelijen ( Notel ) barang. Petugas – petugas ini tang dapat bekerja sama pemilik barang atau pemilik perusahan ekspor – impor supaya barangnya keluar – masuk dengan lancer asalkan Tau Sama Tahu ( TST ), kata sumber ini.( IP – LA )

Berita Lainnya