Minggu , | WIB

Sabtu, 18 April 2015 - 15:09:16 WIB
PENJELASAN TENTANG BIP 45 BERKEMBANG DI WILAYAH NKRI
Nasional - Dibaca: 141055 kali


JAKARTA,INTELIJENPOST.COM Ketua Badan Intelijen Pejuang 45 ( BIP’ 45 ) BRM. Hario Budiono MA, membuat Surat Nomor : 101/BIP’45/PNT – 45/IV/2015, dan suratnya diberi tembusan untuk, Presiden – RI, Ketua DPR – RI, Panglima TNI, Menteri Luar Negeri, Ketua Kejaksaan Agung – RI, Menpolhukam dan Departemen Pertahanan – RI,  mengenai penjelasan tentyang BIP’45 yang berkembang di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ), dan penjelasan ini ditujukan kepada H .R .H. KING ALLEN WW. NEOH, THE  HIGHEST  COMMANDER  IN  CHIEF  OF  THE  ARMY -  THE UN -  TPKFC -  SEA bersama H. I. H. PRINCESS EDWIGE  VINCENT  DE  BOURBON  PAHLEVI, AS. Di Pondasen Kualalumpur – Malaysia.

Sesuai isi surat yang dibuat BRM. Hario Budiono menurutnya, dapat dijelaskan hal – hal yang bernama BIP’45 yaitu suatu Lembaga yang lahir di dalam kancah perjuangan yang besar dengan menghadapi musuh – musuh yang akan menghancurkan Bumi kami yaitu Bangsa Indonesia.

Secara serentak sepakat menyatukan niat yang suci untuk bersatu pada melawan, menentang musuh – musuh yang datang untuk merebut Negara kami yaitu Indonesia Raya atau tanah Mojopahit atau tanah Mataram y6ang terlalu lama di cengkram oleh Belanda selama 350 tahun, setelah itu pada tahun 1935 – 1940 dan 1945 Bangsa kami timbul keras untuk bersatu mempertahankan Tanah Air kita dari cengkraman Sekutu dan sebagai Belanda, maka kami Bangsa yang didorong kuat dengan penuh keyakinan dan serta merta di ilhami oleh Tuhan Yang Maha Besar dengan semangat juang kami dapat menyelesaikan dan keluar dari dalam cengkraman musuh.

Walaupun masih dirasakan sangat berat kita menghadapi segala aspek karena sudah barang tentu kita berkorban segala – galanya, Bangsa kita berjatuhan dan gugur dalam kancah perjuangan. Pada tahun 1945 – 1946 dan 1948, Bangsa kami habis kurang lebih 140 juta nyawa yang gugur akibat perang melawan penjajah, pada tanggal 28, tahun 1946 jam. 18:32 kami bersama kawan – kawan semula membentuk TKR – BKR dan tanggal 27 – 10 – 1943 melahirkan BIP’ 45 bersama Urip Soemaharjo , R.A. Soepriyadi, Ruslan dan Bung Tomo, lalu pada tanggal 16 – 12 – 1945, BIP’ 45 dinamai Pasukan Samber Nyawa.

Jadi BIP’ 45 jauh sebelum Bung Karno menyatakan kembali kepada UUD’ 45 ( Dekrit Presiden ), oleh sebab itu BIP’ 45 tidak mengetahui Sultan Rambo Cs dan BIP’ 45 tidak ada nama orang – orang yang di bawa oleh Rantas Cs, nam – nama tersebut baru kami kenal dua kali dan itupun dikenalkan oleh Rantas, maka BIP’ 45 atau dikatakan BRM. Hario Budiono MA, yang kami akui hanya Mr. Edi Prastono, Desanto dan Poltak, selain itu diluar sepengatahuan kami.   ( IP – LA )

Berita Lainnya