Rabu , | WIB

Minggu, 02 Agustus 2015 - 19:16:17 WIB
PRESIDEN JOKOWI HADIRI PEMBUKAAN MUKTAMAR NU KE-33 DI JOMBANG MEMAKAI SARUNG MERAH
Nasional - Dibaca: 34378 kali


JOMBANG,INTELIJENPOST.COM Presiden Joko Widodo menghadiri pembukaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-33 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2015) malam, dengan mengenakan sarung berwarna merah melambangkan warna kebesaran partai politik pendukungnya.

Tak di sangka, penampilan berbeda sang presiden itu menjadi bahan "guyonan" saat Ketua Panitia Daerah Muktamar NU, Saifullah Yusuf saat memberi sambutan. "Alhamdulillah, Pak Presiden malam ini memakai sarung karena menghormati Muktamar NU, padahal saya sengaja memakai celana (panjang) untuk menghormati Pak Jokowi," kata Saifullah, disambut derai tawa para tamu undangan.

Sementara, tak hanya Saifullah Yusuf yang menggoda Presiden Jokowi yang tampil bersarung itu. Presiden mengatakan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri juga terlihat terkejut dengan penampilan bekas Gubernur DKI Jakarta itu. "Sarungnya bagus mas," kata Jokowi menirukan perkataan Megawati. Dipuji sedemikian rupa membuat Jokowi merasa perlu bertanya kepada Megawati. "Apanya yang bagus bu Mega?"

Tampilan Presiden ini ternyata, Megawati mengagumi warna sarung yang dikenakan saat itu. Dan,Jokowi ternyata baru sadar bahwa dia mengenakan sarung berwarna merah, yang identik dengan warna partai berlambang banteng gemuk itu.

Menurutnya mengenakan sarung dalam forum pembukaan Muktamar NU di Jombang, ternyata justru Jokowi merasa "salah kostum". Sebab, setelah tiba di lokasi muktamar,justru banyak menemui para tokoh NU yang justru mengenakan kemeja dan celana panjang. "Untung Gus Mus (KH Mustofa Bisri) juga memakai sarung," ujar Jokowi

 Menyangkut sarung motif kotak merah itu, kata Jokowibaru dibelikan istrinya, Iriana, sehari sebelum diua berangkat ke Jombang. Dia menambahkan, dirinya memang sengaja membeli sarung yang akan dikenakannya dalam acara pembukaan Muktamar NU ke-33.

Sarung merah oleh Jokowi dipadu dengan setelan jas berwarna krem dan kopiah hitam.  Selain dihadiri Presiden Joko Widodo, pembukaan muktamar juga dihadiri ratusan pejabat tinggi setingkat menteri, gubernur, dan kepala daerah lainnya. ( IP – P. HARTAWAN )



Berita Lainnya